EXPLORE THE AGE GLOBALIZATION WITH MUSIC WITHOUT LEAVING OUR CULTURE

KBM SENI MUSIK SMP NEGERI 1 KOTA CIREBON ( RSBI ) - QUALITY LEARNING BASED ON RELIGIOUS AND MORAL VALUES

Tampilkan postingan dengan label BAB I. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAB I. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juli 2011

TANDA BIRAMA

TANDA BIRAMA

BIRAMA
Birama adalah bagian atau potongan dari sebuah lagu yang dibatasi oleh garis birama.
Garis Birama dibagi menjadi dua
1. Garis birama tunggal yang berfungsi sebagai batas antar birama.
2. Garis Birama Ganda yang berfungsi sebagai penutup lagu

Musik dibagi menjadi dalam ruas-ruas birama dengan menggunakan garis birama (Bar Lines).
Contoh garis birama:

Jarak antara dua buah garis birama disebut dengan Ruas Birama.
Contoh ruas birama:

Bila suatu bagian musik berakhir, digunakan Birama garis ganda.
Contoh garis ganda pada suatu birama terakhir:

: Birama (Barline)

TANDA BIRAMA
Tanda Birama adalah tanda untuk menentukan jumlah hitungan dan nilai setiap hitungan pada setiap birama. Tanda birama ditulis dalam bentuk angka, angka atas menunjukan jumlah hitungan dalam satu birama sedangkan angka bawah menunjukan nilai not dalam setiap hitungan.
Contoh Tanda Birama

1. Birama dua empat, setiap birama ada dua hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat





2. Birama tiga empat, setiap birama ada tiga hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat





3. Birama empat empat, setiap birama ada empat hitungan dan setiap hitungan bernilai seperempat




4. Birama enam delapan, setiap birama ada enam hitungan dan setiap hitungan bernilai seperdelapan

TANDA KUNCI

TANDA KUNCI

- Tanda Kunci adalah tanda yang ditulis pada awal sangkar nada

- Tanda Kunci berfungsi untuk menunjukkan letak nada

- Macam Tanda Kunci ada 4 macam, yaitu :

1). Kunci C

Kunci C adalah kunci yang menunjukkan letak nada C, digunakan untuk menuliskan nada sedang (misal pada biola alto). Letak nada di garis paranada dengan menggunakan kunci C:

> Kunci C ada 5 macam yang ditulis pada masing-masing garis para nada, yang mempunyai fungsi masing-masing. Jika ditulis pada :

a. garis 1 = untuk menuliskan suara Sopran

b. garis 2 = untuk menuliskan suara Mezzo Sopran

c. garis 3 = untuk menuliskan suara Tenor

d. garis 4 = untuk menuliskan suara Bariton

e. garis 5 = untuk menuliskan suara Bass

> Nada yang sejajar dengan Tanda Kunci adalah nada c1

2) Kunci F

Kunci F adalah kunci yang biasa digunakan untuk menuliskan nada-nada rendah, maka kunci F disebut juga kunci Bass. Letak kunci F pada garis paranada ada di garis keempat, maka menunjukkan nada F di garis keempat. Letak nada di garis paranada dengan kunci F

> Kunci F untuk menuliskan nada rendah ( Alto, Tenor, Bariton)

> Nada yang terletak pada garis ke 4 adalah nada f

3) Kunci G

· Kunci G adalah kunci yang bentuknya seperti kepala biola. Kunci G disebut juga kunci biola karena kunci G digunakan untuk menuliskan nada-nada tinggi. Kunci G digunakan untuk menunjukkan letak nada G pada garis kedua. Letak nada di garis paranada dengan kunci G

> Kunci G untuk menuliskan suara tinggi ( Sopran, Mezzo Sopran, Alto )

> Nada yang terletak pada garis ke 2 adalah nada g'

Banyak yang menganggap bahwa kunci itu sama dengan akord. Kalau yang di lirik lagu Kuburan “C, A minor, D minor, ke C, ke D lagi”, itu namanya akord (chord), bukan kunci. Kunci dalam music ada 4, yaitu :
Pada Piano Kunci G (Treble Clef) biasa digunakan untuk not balok yang akan dimainkan oleh tangan kanan. Sedangkan kunci F (Bass Clef) biasa digunakan untuk not balok yang akan dimainkan oleh tangan kiri. Penggunaan kunci G dan kunci F secara bersamaan disebut juga grand staff.

Gambar grand staff :

Perbedaan kunci G dengan kunci F adalah pada letak-letak nadanya di garis paranada. Gambar berikut akan menjelaskan perbedaannya.